Artikel ini adalah lanjutan dari UMKM Go Online, Apa Yang Perlu Diketahui (Bag 1) 

Marketplace

Sudah kita singgung di artikel sebelumnya, bahwa Toko Online juga bisa menjadi bagian dari Marketplace. Apa itu Marketplace ?

Marketplace adalah Pasar Online, atau ada yang juga menyebutnya sebagai Mall Online, terserah aja mau pake istilah yang mana. Intinya didalam Marketplace ada banyak toko online. Contoh Marketplace ditanah air adalah Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blanja, dll.

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

Dengan marketplace, Anda bisa mempunyai toko online dengan cepat, mudah, dan umumnya Gratis. Anda tidak perlu pusing-pusing mengadakan toko online sendiri, sewa domain dan hosting, serta integrasi fitur-fitur kasir, stok, kurir, payment gateway, dll. Semua disediakan oleh Pengelola Marketplace. Anda tinggal buat toko online disana, dan langsung berjualan.

Ini menguntungkan baik untuk penjual sambilan atau UMKM yang serius jual produk, bahkan dropshipper juga ikut nimbrung disana. Marketplace juga sering mengadakan promo-promo menarik pembeli, misalnya promo gratis ongkir atau promo diskon besar-besaran. Siapa yang menalangi? Tenang, bukan Anda, tapi pengelola marketplace yang menalangi ongkir dan diskon yang mereka buat itu. Pembayaran yang anda terima tetap sesuai harga jual produk, tidak berkurang.

Tapi, Marketplace juga punya kekurangan. Anda akan bersaing secara brutal disana. Mmm… mungkin istilah brutal itu berlebihan, tapi yah untuk menggambarkan persaingan di marketplace seperti itu. Pembeli dengan mudah menemukan penjual produk yang termurah. Penjual-penjual dengan kocek tebal, dengan mudah memesan fitur iklan dan menempatkan toko mereka dibarisan terdepan jika pembeli mencari barang. Pengelola marketplace tertentu juga memaksa pembeli untuk melihat produk-produk saingan anda saat mereka sedang mampir ke etalase toko anda dengan memasang iklan disana. Bayangkan jika punya toko berjualan baju merek A, kemudian di dalam toko anda ada spanduk gede yang isinya foto baju dengan merek sama yang harganya lebih murah yang ditawarkan di toko tetangga. Apa ga dongkol?

Tapi Anda tidak bisa protes, lha wong tokonya aja gratis, ga bayar, ya sudah terima saja adu domba dari pengelola marketplacenya.

Beberapa Marketplace ada yang menerapkan biaya berlangganan untuk memiliki Toko disana. Saya tidak mau sebut, tapi bisa dicari di Mbah Google, hehe…  Biasanya marketplace berbayar menawarkan fitur-fitur yang lebih privasi dan eksklusif. Misalnya penggunaan domain sendiri, Anda dapat memajang domain www.usahakita.com sebagai alamat dari Toko Online di Marketplace berbayar tadi. Hal yang mustahil bisa dilakukan di Marketplace Gretongan (gratis).

Toko Online di Media Sosial

Perilaku berjualan dikalangan pelaku usaha di media sosial (medsos) biasanya seperti ini, buat akun personal atau page atau group, kemudian posting status berjualan produknya. Simple seperti orang berjualan kacang di Terminal. Tentu sangat menguntungkan berjualan di medsos karena umatnya banyak. Rata-rata pelakunya aktif di Facebook, Instagram, dan Twitter, tiga medsos besar yang memang nyaman dibuat promosi produk.

Tapi sebenarnya di medsos seperti Facebook juga disediakan fitur Shop alias Toko Online, contohnya seperti ini Netsindo FB Shop. Sayangnya toko online di medsos ini tidak menyediakan perangkat seperti kasir, payment gateway, kurir, dll, jadi cuma berfungsi untuk memajang produk di etalase. Jika ada yang minat? Diarahkan untuk chatting. Maklum, mungkin sulit untuk medsos menyediakan integrasi dengan payment gateway dan kurir lokal di tiap-tiap negara, bisa puyeng si Mark Zuckerberg ntar.

Medsos lain yang jadi favorit berjualan adalah di Instan Messenger seperti Whatsapp, Line, Kakao, Telegram, dan yang sudah hilang dari peredaran, BBM. IM seperti ini bisa dibuat group tertentu khusus untuk jual beli. Kelemahan paling utama adalah sangat cepatnya suatu komentar tertutupi oleh komentar-komentar lainnya sehingga alih-alih dibaca pemirsa yang lain, komentar iklan yang susah payah dibuat, justru mudah tenggelam oleh komentar iklan yang lain. Untuk itu biasanya group-group di instan messenger dibuat oleh satu pemilik usaha untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pelanggannya sendiri seputar produk dan layanan usahanya, jadi tidak untuk pemasaran produk dari pihak lain.

Jadi apa yang bisa dilakukan di Media Sosial ?

  1. Anda bisa membuat akun pribadi sebagai akun untuk berjualan. Tapi hati-hati untuk menyusun narasinya, jangan sampai teman-teman anda kabur dari pertemanan karena dibombardir iklan 3x sehari seperti minum obat saja.  
  2. Anda bisa membuat Page atau halaman khusus untuk berberjualan. Biasanya page ini adalah nama usaha. Istilah untuk masing-masing medsos mungkin berbeda-beda, tapi gampangnya ini adalah akun khusus perusahaan/badan usaha. Keistimewaan akun jenis ini adalah untuk iklan. Umumnya pengelola medsos menawarkan fitur iklan berbayar hanya untuk akun jenis Page ini, bukan akun Personal. 
  3. Anda bisa membuat Group. Nah ini tempat yang nyaman untuk berberjualan tanpa takut diomeli teman sebagai spammer iklan. Buatlah group dengan tema khusus berjualan atau ikut group berjualan. Pastikan Anda membaca dan mematuhi peraturan yang ada di sana dan satu lagi, sebelum memposting iklan produk, Pastikan! bahwa itu diposting di group berjualan. Jangan ngawur posting iklan obat kuat di group yang bahas tentang agama atau teknologi, hancur reputasi Anda.
  4. Anda bisa membuat shop di page. Ingat, shop hanya bisa dibuat di page khusus perusahaan. Ini berlaku di Facebook, entah di medsos yang lain. 

Iklan Medsos

Keunggulan dari Medsos adalah iklan. Paling gampang ya Anda bisa posting link/URL dari website atau toko online Anda ke akun medsos, dan sebarkan ke teman-teman yang ada disana. Bahkan link produk baik di Toko Online milik sendiri maupun di Marketplace bisa dibagikan disana. Ini tentunya hanya bisa dilihat oleh teman-teman anda, follower anda, dan 1 level dibawahnya. Atau Anda bisa posting di Group, tentunya hanya anggota group itu yang bisa lihat, syukur-syukur tidak tenggelam oleh status-status yang lain.

Bagaimana jika ingin iklan kita dilihat oleh semua calon konsumen? Misalnya jual sepatu remaja, maka iklannya hanya bisa dilihat oleh remaja seluruh Indonesia? Jawabnya ya iklan berbayar.

Medsos menyediakan opsi untuk iklan status atau produk atau link web/toko online, secara berbayar. Banyak paket yang disediakan tergantung dari jangkauan iklannya atau berapa banyak yang click iklannya. Macam-macam dah metodenya, kalau pusing, bisa di konsultasikan ke tim Websindo saja. Kita tangani kebutuhan dan target iklan yang seperti apa keinginan klien.

Lanjut ke BAGIAN 3 …


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + seventeen =